Tidak dipungkiri lagi, Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati dan keindahan alam yang begitu banyak. Banyak lokasi-lokasi indah yang cocok untuk dinikmati keindahannya di Indonesia. Bahkan tidak jarang lokasi-lokasi Indonesia banyak yang masuk nominasi 7 keajaiban dunia, pada dahulu kala yang masuk adalah Candi Borobudur, namun tempat itu sudah tidak diperhitungkan lagi.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas tentang lokasi-lokasi Indonesia yang dinominasikan masuk 7 keajaiban dunia, hanya saja yang natural.

1. Gunung Krakatau

krakatau

Berada di antara Pulau Jawa dan Sumatera, awalnya hanya ada satu pulau, namun pada tahun 416, caldera yang ada hancur, sehingga membuat pulau ini menjadi lebih lebar, dan 3 puncak yang tertinggal disebut Lang, Verlaten, dan Krakatau. Pada 1883, terjadi letusan pada Krakatau, saking besarnya, sampai terdengar di Madagascar. Itu merupakan salah satu letusan terbesar dalam sejarah, menimbulkan asap debu yang sangat luas, dan menciptakan tsunami setinggi 40 m.

2. Gunung Bromo

bromo

Gunung Bromo adalah gunung setinggi 2392 mdpl, termasuk dalam Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru di Jawa Timur. Walaupun bukan gunung yang tertinggi, Bromo sangat terkenal karena keindahan caldera yang ada di atasnya. Di dalam caldera tersebut ada Laut Pasir, yang merupakan pasir halus dan bisa dilalui. Sangat jelas terlihat dibandingkan dengan lembah-lembah hijau yang mengelilinginya.

3. Taman Nasional Komodo

komodo

Terdiri dari beberapa pulau dengan area seluas 603 km2,. Taman ini didirikan pada tahun 1980 untuk melindungi spesies Komodo. Ini merupakan satu-satunya pulau di dunia yang merupakan habitat dari Komodo.

4. Danau Sentani

sentani

Danau ini terletak di Papua Barat, dengan luas 28 km x 19 km. Danau ini hanya memiliki satu jalur air, yaitu Sungai Jafuri dan Tami. Lebih spesifik lagi terletak dekat Jayapura. Danau ini dikelilingi Pegunungan Cyclops di Utara dan Dataran New-Guinea di Selatan.

5. Danau Toba

toba

Merupakan danau vulkanik terbesar di dunia, dengan panjang 100 km dan lebar 30 km, dan kedalaman 505 m pada titik terdalam. Terletak di Sumatera Utara, Danau Toba dikelilingi oleh pegunungan dengan Pulau Samosir di tengahnya.

6. Coral Triangle

coral trianglejpg

Istilah coral triangle sebenarnya mengacu pada perairan yang berada di antara Indonesia, Malaysia, Papua New Guinea, Filipina, Pulau Solomon, dan Timor Leste. Memiliki luas 1.600.000.000 acre, dengan spesies coral mencapai 600, yang berarti mencapai 75% spesies coral yang diketahui di dunia. Di sini hidup 3000 jenis ikan, termasuk Hiu Paus dan Coelacanth.

Dengan adanya nominasi ini, diharapkan derajat bangsa Indonesia bisa terangkat di mata dunia, terutama karena keindahan alamnya.

sumber : http://www.new7wonders.com

Ukuran dinosaurus bisa mencapai 8 kali lipat ukuran mamalia darat terbesar saat ini, padahal ketika mereka menetas dari telur, ukuran mereka tidak jauh beda dengan mamalia yang baru lahir. Hal ini tentu misterius, karena tidak ada zat pada tumbuhan yang bisa memicu gigantisme pada suatu makhluk hidup.

Riset baru-baru ini menyatakan ukuran besar tersebut disebabkan karena para dinosaurus menghabiskan sebagian besar harinya untuk makan, dan hanya melakukan gerakan yang relatif sedikit.

Dilihat dari struktur tulang kepala, terlihat bahwa dinosaurus lebih cenderung untuk mengunyah makanannya dalam waktu yang singkat dan langsung menelannya, terlihat dari ukuran kepala yang kecil, sehingga proses pencernaan lebih banyak di perut.

Berbeda dengan hewan sekarang, dengan kepala besar dan mulut banyak, sehingga lebih sering mengunyah dan menggunakan energi lebih banyak dibanding para dinosaurus.

Logika pun bisa menyatakan bahwa binatang yang lebih banyak menggunakan energi untuk hidup akan lebih kecil dibanding binatang yang memasok energi banyak dan jarang digunakan. Contoh nyata dari peristiwa ini mungkin bisa dilihat pada paus.

Itu alasan yang paling mungkin menjelaskan bagaimana dinosaurus bisa memiliki ukuran yang begitu besar.

Posted by: pandu | July 16, 2009

Apakah Manusia Pernah Mendarat di Bulan?

Dalam dunia aerospace, perihal ini selalu menjadi misteri. Apakah pendaratan Apollo 11, yang diawaki Neil Armstrong, Edwin Aldrin, dan Michael Collins benar-benar sudah menyentuh dataran bulan?

Misi ini berjalan pada 16 Juli 1969, ketika itu pengembangan kapsul model Apollo sedang benar-benar gencar dilakukan oleh NASA, sehingga setelah beberapa kali pengembangan dan misi-misi berawak sebelumnya, versi Apollo 11 merupakan misi pesawat luar angkasa berawak yang pertama berhasil mendaratkan kakinya di bulan.

Namun apakah mereka benar-benar berhasil mendarat di Bulan?? Beberapa skepis menganggapnya sebagai sebuah kebohongan belaka, berikut adalah beberapa pendapat kaum skeptis dan tanggapan NASA terhadapnya.

1. P : Untuk sebuah potret di Bulan, kualitas gambar terlalu bagus

T: Banyak foto dengan kualitas jelek, NASA hanya menampilkan yang terbaik

2. P : Pemotretan dilakukan di Bulan yang tidak memiliki atmosfer, bagaimana mungkin tidak ada bintang??

T : Matahari bersinar sangat terang, dan kamera lebih mudah menangkap cahaya matahari dibanding bintang, bahkan yang paling terang sekalipun

Apollo11

3. P : Para astronot tidak mungkin selamat karena adanya rantai radiasi van Allen dan solar flare dari matahari

T: Bulan lebih tinggi 10 kali lipat dibanding rantai van Allen, selain itu dilindungi aluminium dari body pesawat, dan selama perjalanan tidak ada solar flare yang terjadi

4. P : Contoh batu bulan yang diambil indentik dengan batu yang ditemukan pada eskpedisi di Antartica

T : Analisis kimia menyatakan bahwa kandungan isotop oksigen yang dimiliki keduanya berbeda

Tadi adalah sedikit pendapat yang dinyatakan untuk menyangkal pendaratan Apollo 11 di Bulan beserta tanggapan dari NASA, walaupun jawaban yang diberikan oleh NASA juga sangat kuat, banyak pihak yang berpendapat bahwa penipuan dilakukan dengan alasan menunjukkan superioritas AS di bidang aerospace, kemudian ada juga untuk sekedar memenuhi janji Presiden Kennedy pada tahun 1961,

“to achieving the goal, before this decade is out, of landing a man on the Moon and returning him safely to the Earth.

Nah apakah pendaratan ini nyata atau tidak, masih belum ada kejelasan tentang hal ini, dan mungkin masih akan menjadi misteri. Namun banyak cara pembuktian yang bisa dilakukan, seperti mencari barang-barang peninggalan awak Apollo 11 di Bulan, seperti bendera AS dan spanduk pernyataan damai yang ditancapkan oleh Neil Armstrong dengan teleskop Bumi.

« Newer Posts - Older Posts »

Categories